Perbedaan Budaya Indonesia dan Budaya Amerika

Perbedaan Budaya Indonesia dan Budaya Amerika

Ada beberapa hal yang menarik buat dibandingin dari budaya Indonesia dan budaya Amerika, karena mungkin secara garis bujur kita bertolak belakang mungkin karena itu juga kita punya budaya yang bertolak belakang biarpun dalam beberapa hal ada yang sama.
Diantara perbedaan kebudayaan yang ada antara Indonesia dengan Amerika seperti berikut :

1. Indonesian lebih menyukai makan nasi, Amerika menyukai makan       roti dan kentang.
Yups, kalo buat kita orang Indonesia nasi adalah hal yang paling utama, malah     buat sebagian orang ada yang bilang belum makan kalo belum makan nasi             hahaha , tapi ya itulah kenyataan yang sering kita dengar, Namun orang                 amerika justru lebih menyukai makan roti atau kentang, mereka makan nasi           putih seperti kita hanya kadang- kadang saja.

2. Indonesian love cigarette and little bit of alcohol, American love             alcohol and little bit of cigarette. 
Mungkin pertama kedengerannya aneh, tapi sebenernya emang begitu kenyataannya. Rasanya hampir semua temen saya di Indonesia ngerokok terutama yang cowok, dan mereka tidak begitu menyukai minuman beralkohol, apa lagi Indonesia sebagian besar beragama muslim yang jelas- jelas minuman beralkohol itu kharam hukumnya. Kalo di Amerika minuman alcohol ibarat kata sudah menjadi minuman khas sehari- hari mereka, dalam setiap acara pasti ada hidangan berupa minuman beralkohol. Namun mereka tidak begitu menyukai rokok, di Amerika jarang sekali orang- orang yang merokok sperti di Indonesia.

3. Indonesian love jeroan, American love pork / babi.

Mungkin yang satu ini gak valid 100% banget karena gak semua orang Indonesia suka jeroan, tapi ya poinnya disini adalah dua2nya itu makanan yang sangat tidak sehat tapi sangat enak, namun untuk orang Indonesia yang muslim, babi itu sangat amat dilarang dan haram hukumnya, maka dari itu di Indonesia babi kkurang begitu diminati.
Kebalikan dari kebiasaan orang Indonesia, orang di Amerika justru babi adalah daging santapan khas mereka sehari- hari, karena mereka sebagian besar non muslim tentunya, jadi tak ada larangan buat mereka makan babi.

4. Etika dalam bergaul di America terlalu bebas, Di Indonesia selalu          mengedepan kan etika dan moral.

Yang ini bener banget, diAmerika jika bertemu dengan teman atau orang lain selalu di sambut dengan ciuman maupun pelukan, itu sudah menjadi kebiasaan yang sudah tidak asing lagi meskipun mereka itu bukan mukhrim. Kalo di Indonesia salaman dengan lawan jenis saja yang bukan mukhrimnya itu bisa menjadi fitnah. Di Indonesia perempuan benar- benar menjaga dirinya dari hal- hal buruk. Contohnya : wanita Indonesia mengenakan pakaian yang menutup aurat sehingga terbebas dari pandangan lelaki, berbeda dengan perempuan di Amerika yang suka mengenakan pakaian terbuka untuk menampilkan keseksian tubuhnya. Dan mereka juga lebih berani memamerkan foto- foto yang fulgar.

4. Terhadap sesuatu yang Baru.
Orang indonesia kalau ada sesuatu yang baru, belum puas kalau            belum sampai memilikinya, makanya nggak heran kalau orang     Indonesia banyak yang konsumtive, punya handphone gonta –  ganti, bahkan ada yang koleksi HP, mobil tiap tahun gonta-ganti,           hanya karena nggak mau ketinggalan model. Berbeda dengan     orang Barat Barat kalau ada sesuatu yang baru, tidak serta       merta keblinger pengen tahu dan pengen memiliki atau     memakainya , hanya sekedar tahu saja
.
5. Waktu


Orang Indonesia terkenal kurang menghargai waktu kalau ada janji kadang tidak tepat waktu. Berbeda dengan orang Amerika,  mereka sangat menghargai waktu, sebab mereka paling enggak suka kalau janji jam karet alias telat waktu.
Maka dari itu untuk menghindari budaya- budaya barat yang kurang baik untuk di terapkan di Indonesia maka kita sebagai warna Negara harus bisa memilah –milah mana yang baik dan mana yang buruk agar budaya Indonesia tidak terkontaminasi dengan budaya luar yang kurang baik.
Modernitas di Indonesia semakin lama semakin kuat kita rasakan. Nggak hanya dalam hal hiburan dan teknologi aja, hal-hal intangible seperti gaya hidup dan cara berpikir dan keefisienan kita dalam bekerja pun semakin lama semakin blend in dengan kebiasaan belahan dunia lain. Is this a bad thing? Nggak juga. Bila kita melipir sebentar dari perdebatan tradisi yang semakin luntur, misalnya, ada banyak manfaat yang kita peroleh dari pergeseran ini. Salah satunya adalah kita jadi lebih terbuka dan open minded terhadap ide-ide baru dan perbedaan.
Bagi sebagian orang, kita mulai kebarat-baratan, namun kalau diteliti benar, nggak sedikit perbedaan budaya yang masih kental yang memisahkan kita dari warga dunia barat. Budaya di sini maksudnya bukan kesenian atau tari-tarian, melainkan soal value yang berujung pada penghargaan kita terhadap orang lain. Ambil contoh perbedaan budaya Indonesia dengan Amerika. Apa saja yang jelas kentara?

Waiter bukan pekerjaan bawahan

Di Indonesia: Terserah mau ngaku atau enggak, tapi seringkali, kalau mau jujur, kita menganggap waiter atau pelayan restoran kelasnya ada di bawah kita yang bekerja di kantor, mungkin di gedung yang tinggi, dengan klien-klien internasional. Dalam hati seringkali kita menganggap waiter nggak beda dengan asisten rumah tangga yang bisa kita suruh mengerjakan apa saja demi kepuasan hati merasa dilayani.

Di Amerika: Adalah keterlaluan bila memperlakukan waiter tidak ‘selevel’ dengan kita. Pertama, kita nggak semestinya memanggil waiter di resto karena akan dianggap rude. Kedua, kalau ingin melihat menu, kita harus menunggu dan waiter akan datang ke meja kita. Begitu juga saat ingin memesan makanan dan mendapatkan bill. Memang ini ada hubungannya dengan customer service mereka yang baik. Setiap meja punya satu waiter yang didedikasikan untuknya dan mereka akan sangat attentive dan menanyakan apa kita membutuhkan tambahan sesuatu setiap 5-10 menit. Intinya lupakan perasaan superior bahwa mereka adalah pelayan kita. Di Amerika dan di banyak negara di Eropa (atau di negara-negara Barat), waiter adalah orang yang akan membantu kita mendapatkan makanan atau minuman dan seperti kita memperlakukan sesama manusia, mereka berhak atas respect dari kita.


Pejalan kaki adalah raja

Di Indonesia: Let’s be honest, di sini, nasib pejalan kaki nggak terlalu mujur. Nggak hanya nggak punya trotoar yang bebas dari pedagang kaki lima dan motor-motor yang pengemudinya nggak sekolah, saat kita menyetir dan lampu baru berubah dari kuning ke merah, kadang kita nekat ‘nyempet-nyempetin’ untuk terus maju, tanpa memperhatikan bahwa mungkin ada pejalan kaki yang sudah siap menyebrang. (Tentu ini bicara pejalan kaki yang taat aturan ya, yang menyebrang pada tempatnya. Yang nggak taat aturan nggak usah dibahas, panjang pasti ceritanya!)

Di Amerika: Pejalan kaki adalah raja. Ketika mobil kita berbelok dan ada pejalan kaki yang sudah bersiap menyebrang, mereka ‘boleh’ marah sama kita. Mereka boleh protes dan akan membuat kita merasa malu karena tidak memperhatikan jalan atau bersikap arogan. Bahkan di beberapa jalan, ada zebra cross khusus di mana begitu di salah satu ujung jalan ada orang yang menginjakkan 1 kaki saja di zebra cross tersebut (belum nyebrang ya, baru naro kaki doang :D), mobil sudah harus berhenti.


Time is money so stop basa-basi


Di Indonesia: Saya tau kita nggak bermaksud buruk dengan berbasa-basi. Malah tujuannya baik, kita mau menghormati orang lain, makanya kita meluangkan banyak waktu untuk ice breaking saat baru ketemu orang, lalu meluangkan waktu saat menyampaikan kabar kurang sedap (baca: ngomong muter-muter biar lawan bicara nggak tersinggung), lalu meluangkan banyak waktu lagi saat berpamitan (bener loh, coba perhatiin, saat berkunjung ke rumah keluarga atau teman, atau bahkan ke kantor klien, pamitannya bisa 15 menit sendiri!).

Di Amerika: Warga Amerika punya cara menghormati orang lain dengan cara yang berbeda, yaitu dengan tidak menghabiskan waktu mereka. It’s true. Especially in big cities like New York or Los Angeles, it’s rude to waste people’s time. Langsung aja bilang butuh apa dan mereka akan bantu dengan segera. Time efficiency sangat penting buat mereka.

Lalu, mana yang lebih baik? Ini bukan soal budaya Barat lebih baik dari budaya Timur dan sebaliknya. Setiap budaya dan tradisi berasal dari histori. Tapi nggak ada salahnya selain meniru cara berpakaian dan mengekspresikan diri, kita adopsi juga hal-hal baik dari belahan dunia lain ini. The question is, are we ready?


sumber:https://tarismuliatua007.wordpress.com/2013/05/12/perbedaan-                            budaya-indonesia-dan-budaya-amerika/
             :http://www.reesays.com/perbedaan-budaya-indonesia-vs-amerika/

ciri ciri orang indonesia


Assalammualaikun wr. wb Ciri-ciri orang Indonesia memang ramah dan sopan terhadap orang asing, itulah yang di katakan para wisatwan mancanegara saat berlibur di indonesia. Baru baru ini ada survei dari sebuah majalah traveling luar negeri, bahwa orang Indonesia adalah salah satu negara paling ramah di dunia. Mendengar itu pasti bangga bukan kita lahir di Indonesia, iah itu wajar memang sifat manusia suka membanggakan diri (hee piss).

Namun taukah anda kalau ternyata kebanyakan terdapat fakta yang cukup menarik dancukup lucu dari ciri-ciri orang Indonesia sendiri. Mungkin tanpa tidak disadari oleh kita, terkadang fakta itu cukup meggelitik. Bahkan terlihat kebanyakn mental orang kita masih kurang, masih terlihat budaya pemalas dan korupsi warisan penjajah dulu. Ia memang pemimpin Indonesia sedang mencanankan revolusi mental, tapi belum terlihat signifikan dampaknya bukan. Bagi generasi tua mungkin sudah pernah baca artikel ini beberapa tahun lalu, tapi saya share lagi tulisan ini bagi yang belum baca dan untuk generasi muda biar tahu ciri-ciri orang indonesia yang lucu, langka, bahkan gokil. Dari pada penasaran, silahkan simak 80 Ciri Khas Orang Indonesi, Orang Yang Paling Unik Di Dunia berikut ini dan siap-siap menjawab “Betul, Betu, Betul…….!” (seperti kata si botak upin dari negeri sebelah xixixi ):





  • Anak-anak kecil di Indonesia lebih hafal lagu-lagu pop, rock, dan semacamnya daripada lagu-lagu wajib nasional Indonesia (bahkan lagu Indonesia Raya)
  • Artis-artis Indonesia yang sudah kurang laku, mencoba peruntungan di dunia politik
  • Bahasa gaul dan bahasa SMS adalah salah satu bahasa wajib di Jakarta
  • Banyak yang menuntut hak padahal mereka belum melakukan kewajiban
  • Berbicara dengan bahasa daerah di tengah-tengah orang-orang yang tidak mengerti bahasa tersebut adalah suatu kepuasan batin
  • Dangdut sangat digemari oleh masyarakat luas
  • Di setiap pesantren, Kiyai tidak pernah salah
  • Di setiap truk-truk pengangkut barang biasanya terdapat gambar-gambar lukisan wanita di bagian belakang
  • Di Universitas-universitas di Indonesia banyak remaja yang berminat belajar di Fakultas Hukum
  • Diberhentikan oleh polisi lalu lintas berarti harus siap-siap merogoh kocek Anda
  • Film horor selalu menjadi suatu tontonan yang ramai ditonton
  • Hampir 80% tayangan stasiun televisi swasta di Indonesia adalah sinetron-sinetron yang tidak mendidik
  • Hampir semua orang menyukai masakan Padang
  • Iklan-iklan SMS registrasi sangat mewabah di Indonesia
  • Kata-kata yang sangat mudah diucapkan oleh orang Indonesia adalah kata “maaf” (tapi kemudian diulangi lagi)
  • Kebiasaan orang Jakarta salah satunya adalah pergi mudik ketika mendekati Lebaran dan kemudian membawa sanak saudara lainnya dari kampung untuk ikut tinggal di Jakarta
  • Kebutuhan paranormal di Indonesia tidak akan pernah habis
  • Kejujuran adalah hal yang kurang populer di negeri ini
  • Ketika perut kosong, orang-orang bisa menjadi anarkis, tapi akan menjadi kalem bila perut sudah terisi
  • Korupsi adalah hal yang lazim di Indonesia
  • Korupsi tidak selalu identik dengan uang
  • KRL terlambat bukan suatu masalah baru
  • Liburan ke Bali berarti orang kaya
  • Mayoritas mahasiswa hobi berdemo
  • Maling ayam biasanya dihabisi dan dipukuli oleh masyarakat (paling parah dibakar)
  • Masalah penipuan, pembajakan, dan pemalsuan, Indonesia ahlinya!
  • Masalah-masalah di Indonesia tidak pernah selesai karena di Indonesiaberlaku tiga macam sudut pandang, yaitu dari sisi teologi (agama), metafisik (supranatural), dan ilmiah, sedangkan negara-negara maju tidak lagi memandang suatu masalah dari sudut pandang metafisik dan teologi, hanya dari masalah ilmiah saja. Ketiga sudut pandang ini tidak akan pernah bisa menyatu, itulah salah satu alasan mengapa Indonesia tidak maju-maju
  • Maskapai penerbangan Indonesia sangat berani terbang bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun
  • Masyarakat muslim di Indonesia sering merayakan sholat Idul Fitri secara tidak serempak karena masing-masing merasa paling pintar dan paling benar
  • Menambahkan gelar “haji” setalah pergi ke Tanah Suci adalah hamper menjadi suatu keharusan
  • Mengemis adalah salah satu pekerjaan para perantau yang kurang berhasil di Jakarta
  • Mengerjai junior ketika ospek merupakan suatu kesenangan dan kepuasan tersendiri bagi para senior
  • Mengucapkan janji sangatlah mudah, tapi melaksanakannya?
  • Menjadi rombongan kampanye suatu partai adalah salah satu hobi masyarakat Indonesia
  • Merokok di tempat umum (bahkan dalam angkatan umum) adalah biasa dan terkesan tidak mengganggu sekitar
  • Metode menyontek di kalangan pelajar semakin lama semakin berkembang dan canggih
  • Musuh nomor satu angkutan umum adalah pengendara motor
  • Musuh para pengendara mobil adalah segala angkatan umum ditambah pengendara motor
  • Ngekost berarti bebas dari kekangan orang tua
  • Orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa lebih pintar dari orang lain
  • Orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa lebih religius dari orang lain
  • Orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa yang paling benar
  • Orang Indonesia adalah orang-orang yang unik yang masih ada di dunia ini
  • Orang Indonesia gemar mencaci maki dengan kata-kata kotor, seperti: A****g! B**i! M****t! T*i! Dan kata-kata kotor lainnya yang berhubungan dengan alat vital manusia
  • Orang Indonesia gemar menggunakan istilah asing dalam berbagai percakapan
  • Orang Indonesia kadang lebih Inggris daripada orang Inggris sendiri
  • Orang Indonesia sangat menyukai junk food
  • Orang Indonesia bahkan lebih Arab daripada orang Arab itu sendiri
  • Orang Indonesia selalu mengeluh, tapi tidak pernah mau bertindak
  • Orang Indonesia selalu membuat hal sederhana menjadi hal yang rumit
  • Orang Indonesia tidak pernah mau belajar dari kesalahan dan terus mengulangi kesalahan-kesalahan tersebut
  • Orang Indonesia tidak pernah mau mengerti dan menghargai orang lain
  • Orang-orang cinta Jakarta sekalipun hidupnya tidak tenang di kota ini
  • Orang-orang Indonesia senang membuang kata-kata “jangan”, seperti JANGAN MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN, menjadi buang sampah sembarangan, lalu, JANGAN MENYELAK, menjadi menyelak, JANGAN MENYONTEK, menjadi menyontek, dan sebagainya
  • Orang-orang yang duduk di DPR tidak pernah merasa cukup dengan gaji yang diterimanya
  • Orang-orang yang duduk di lembaga legislatif negara sangat gemar melakukan kegiatan studi banding di negara-negara lain
  • Orang-orang yang sportif adalah kaum minoritas
  • Pengendara motor selalu ada di barisan terdepan di lampu merah
  • Pengendara motor selalu kabur ketika melakukan kesalahan
  • Pengendara motor selalu lebih galak walaupun sebenarnya dia yang salah
  • Pengendara motor selalu tergesa-gesa seperti dikejar setan
  • Pengendara motor tidak pernah mau disalahkan
  • Pengendara motor tidak pernah mau mengalah
  • PNS adalah salah satu pekerjaan yang diminati masyarakat Indonesia
  • Prinsip “mangan ora mangan yang penting ngumpul” sangat berlaku diJakarta
  • Pasa kesukuan di Indonesia sangat kuat daripada rasa nasionalisme terhadap Indonesia sendiri
  • Rata-rata orang Indonesia pelit (bukan hemat)
  • Rata-rata orang Indonesia selalu meninggikan anak-anak IPA dan menganggap remeh anak-anak IPS (padahal mayoritas anak IPA ketika kuliah nantinya memilih IPS)
  • Rata-rata wanita Indonesia sangat senang bila mempunyai pacar orang asing (bule)
  • Reformasi sangat dijunjung tinggi di negeri ini
  • Remaja wanita sangat menyukai film horor
  • Salah satu pemikiran remaja-remaja Indonesia adalah, free sex? save sex?. Ini membuktikan kebutuhan sex remaja semakin meningkat
  • Salah satu prinsip orang yang punya kekuasaan atau memiliki peran yang penting dalam sautu hal adalah, “Kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah? Kalau bisa diperlambat, kenapa harus dipercepat?”
  • Semua restoran, rumah makan, dan warung makan pasti akan selalu ramai di saat waktu berbuka puasa di bulan Ramadhan
  • Seni dari naik KRL Ekonomi adalah ketika orang tersebut bisa duduk di atas atap gerbong kereta dengan nyaman
  • Sistem birokrasi di Indonesia sangat sulit
  • Tidak tepat waktu adalah budaya yang semakin dilestarikan di negeri ini
  • Uang berbicara (money talks)
  • Uang melancarkan urusan Anda dalam berbagai kesulitan
  • “Kapan libur?” merupakan suatu pertanyaan yang sangat sering ditanyakan oleh orang Indonesia.



Bagaimana pendapat kalian, masih mengingkari kalau fakta yang sudah penulis sebutkan di atas adalah salah. Ya pasti banyak yang pro dan kontara dengan daftar list di atas, iah memang orang kita Negara gaduh alias suka bedebat dan suka menyalahkan orang lain tanpa mengaca kontribusi apa yang sudah kita berikan unuk negeri ini. Walaupun ciri –ciri di atas belum tentu semua benar, tetapi bukankan sebagian fakta itu sudah bisa mewakili kepribadian orang Indonesia bukan. Sebenarnya ada 100 ciri dan fakta orang Indonesia yang penulis kutip dari forum sebelah, namun saya cuma memilih 80 saja yang masih relevan denga keadaan saat ini. Bahakan dari blog teman sampa ada 100 lebih, sampai geleng-geleng sambil ketawa bacanya.


Demikian 80 Ciri Khas 0rang Indonesi, Orang Yang Paling Unik Di Dunia. Semoga itu tidak menjadikan anda tutup mata bahwa memang begitulah fakta orang di negeri ini, tetapi malah membuat kita menjadi lebih baik lagi. Yang paling mudah dengan gemar membaca, cinta guru kita, cinta buku, cinta ilmu, cinta sekolah dan tentunya cinta blog ini dengan selau kunjungi di saat anda sedang santai (Kok malah promosi heee, sekali-kali bro). Jangan lupa tinggalkan jejak di komentar iah, biar penulis bisa silaturahmi dengan mengunjung blog teman-teman. Sekian dan terima kasih.Wassalammualaikum wr. wb.
sumber: http://www.heru.my.id/2015/03/80-ciri-khas-orang-indonesi-orang-yang.html


- Copyright © Blog Dewi Santi - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -